https://indramayu.times.co.id/
Gaya Hidup

Rekomendasi Gunung di Jawa Tengah yang Cocok untuk Tektok

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:11
Rekomendasi Gunung di Jawa Tengah yang Cocok untuk Tektok Gunung Telomoyo cocok untuk tektok. (FOTO: nusantaratrip)

TIMES INDRAMAYU, JAKARTA – Tragedi yang menimpa Syafiq Ridhan Ali Razan remaja 18 tahun asal Magelang menjadi pelajaran sekaligus peringatan bagi semua pendaki, bahwa Gunung Slamet tidak untuk tektok-an. 

Sebelumnya, Ali ditemukan meninggal dunia di  di jalur punggungan Gunung Malang dekat area Batu Watu Langgar, Rabu (14/1/2026) jam 10.22 wib. Ali dan kawannya Himawan berencana mendaki Gunung Slamet pada Sabtu (27/12/2025) dan turun pada keesokan harinya. 

Namun Sampai Senin (29/12/2025) Ali dan Himawan belum turun. Tim SAR kemudian melakukan pencarian, Himawan berhasil ditemukan dalam kondisi lemas, sedangkan Ali tidak ditemukan. Setelah 18 hari pencarian, Ali ditemukan meninggal dunia.

Gunung Slamet tidak cocok untuk tektok, selain ketinggiannya di atas 3.000 mdpl, trek ke puncak juga sangat menantang. Cuaca ekstrem juga bisa berubah sewaktu-waktu. 

Naik gunung dengan cara tektok tidak disarankan, terlebih untuk pendaki pemula apalagi pada gunung dengan ketinggian lebih dari 3.000 mdpl. 

Jika ingin tektok, perhatikan ketinggian gunung dan trek yang akan dilalui.

Berikut rekomendasi gunung di Jawa Tengah yang cocok untuk tektok :

Gunung Andong

Dengan ketinggian 1.726 mdpl, Andong dapat ditempuh dengan jalan santai selama 2 jam sampai puncak. 

Gunung Andong berlokasi di antara Desa Ngablak dan Desa Tlogorejo, Grabag, Kabupaten Magelang. 

Gunung Prau 

Tingginya 2.590 mdpl, untuk sampai puncak cukup dengan waktu 3-4 jam. 

Treknya juga sangat mudah. Selain tu Gunung Prau terdapat beberapa sumber mata air.

Gunung Prau ini masuk kedalam wilayah Kabupaten Batang, Kendal, Temanggung, dan Wonosobo.

Gunung Ungaran

Gunung Ungaran terletak di Kabupaten Semarang dengan ketinggian 2.050 meter di atas permukaan laut (mdpl), hal ini menjadikan gunung ini menjadi salah satu gunung yang bisa di daki dengan metode tektok.

Gunung Telomoyo

Tingginya 1.894 mdpl cocok untuk tektok. Gunung ini terletak di Desa Pandean, Ngablak, Magelang. 

Sebenarnya Telomoyo merupakan gunung api yang berbentuk stratovolcano tetapi belum pernah tercatat meletus. 

Selama tidak ada peringatan dari pihak berwenang, mendaki Telomoyo aman-aman saja. 

Gunung Muria

Lokasinya Lokasinya berada di sisi utara Jawa Tengah tepatnya termasuk ke dalam wilayah Kota Jepara di sisi barat, wilayah Kota Kudus di sisi selatan, dan wilayah Kota Pati di sisi timur.

Tingginya hanya 1.602 mdpl, bisa tektok dengan waktu tempuh 2 jam sampai puncak atau 4 jam-5 jam jika langsung turun. 

Gunung Bismo 

Gunung Bismo terletak di kawasan wisata Dieng. Salah satu jalur pendakiannya, yakni via Sikunang hanya berjarak sekitar 3,8 kilometer (km) dari Tugu Selamat Datang di Dieng.

Tingginya 2.365 mdpl, dengan trek yang bersahabat bagi pendaki pemula. Cocoklah buat tektokan. 

Gunung Pakuwaja

Gunung ini memiliki ketinggian 2.421 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang cocok untuk mencoba pendakian tektok karena jalurnya yang tidak terlalu panjang.

Lokasinya di Desa Parikesit, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Lokasi basecamp tidak jauh dari basecamp pendakian Gunung Prau via Patak Banteng.

Tips naik gunung tektok 

Naik gunung dengan cara tektok memang dapat menghemat waktu. Namun tetap mempersiapkan diri dengan matang. 

Fisik prima 

Jika ingin tektok pastikan fisik Anda prima, benar-benar sehat dan bugar. Setidaknya sudah biasa olah raga seperti jalan kaki atau lari. 

Jangan coba-coba tektok kalau keseharian Anda malas olah raga. 

Bawa perbekalan

Perbekalan salah satu hal penting dalam mendaki gunung. Meskipun tektok, perbekalan wajib diperhitungkan. 

Bawa bekal makanan dan minuman untuk naik dan turun. Disarankan bawa bekal cadangan yang tidak dimakan kecuali dalam kondisi darurat. Hal ini penting, karena kita tidak tahu kemungkinan apa yang terjadi selama di gunung. 

Pilih bekal yang bernutrisi tinggi, seperti oatmeal,granola bar, kacang-kacangan, roti gandum dan lainnya. Bawa jauga air isotonik maupun air mineral. 

Anda juga bisa membawa gula jawa, madu atau cokelat yang bisa dicemil saat jalan untuk penambah energi saata naik maupun turun gunung. 

Perlengkapan 

Meskipun tektok, Anda harus tetap membawa perlengkapan yang penting. Seperti peluit, headlamp, jas hujan hingga emergency blanket.  

Jangan lupa mengenakan jaket hangat dan sepatu yang nyaman. 

Perhatikan waktu

Muncak dengan cara tektok, Anda harus memperhatikan waktu tempuh. Ada baiknya tanya di pos basecamp, untuk pendakian tektok biasanya berapa jam. 

Manfaatkan waktu dengan cermat, agar Anda bisa menikmati keindahan alam di puncak gunung. (*)

Pewarta : Dhina Chahyanti
Editor : Dhina Chahyanti
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Indramayu just now

Welcome to TIMES Indramayu

TIMES Indramayu is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.