Lawan Rentenir, OJK Sudah Kucurkan Rp46,71 Triliun Bantuan Kredit
TIMES Indramayu/ILUSTRASI: Pinjaman rentenir terus ditekan dengan program pemerintah (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

Lawan Rentenir, OJK Sudah Kucurkan Rp46,71 Triliun Bantuan Kredit

Program OJK ini merupakan langkah nyata yang diusung Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama kepala daerah untuk menjauhkan masyarakat dari jeratan rentenir.

TIMES Indramayu,Jumat 10 Oktober 2025, 21:57 WIB
353.7K
A
Antara

JAKARTAOtoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga kini telah menyalurkan kredit/pembiayaan melawan rentenir (K/PMR) hingga Rp46,71 triliun.

Hal itu dikatakan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi ,

Ia menyampaikan program tersebut merupakan langkah nyata yang diusung Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama kepala daerah untuk menjauhkan masyarakat dari jeratan rentenir.

"Saat ini, program kredit/pembiayaan melawan rentenir telah menyalurkan Rp46,71 triliun kepada lebih dari 1,7 juta debitur di seluruh Indonesia," ucap Friderica di Jakarta, Jumat.

Selain program K/PMR, pemerintah juga telah menyalurkan kredit/pembiayaan sektor prioritas pertanian sebesar Rp3,71 triliun kepada lebih dari 80 ribu debitur di berbagai daerah.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat produktivitas ekonomi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Friderica menuturkan bahwa kedua program pembiayaan tersebut juga merupakan upaya untuk memperluas akses keuangan masyarakat di daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Menurutnya, keberhasilan TPAKD yang kini telah terbentuk di 552 wilayah di Indonesia, menjadi bukti komitmen bersama antara OJK, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan pemerintah daerah dalam memperluas inklusi keuangan.

Ia menyampaikan saat ini indeks literasi keuangan di Indonesia tercatat sebesar 66,4 persen, sementara indeks inklusi keuangan telah mencapai 80,51 persen.

"Rasanya ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses keuangan di daerah. Perjalanan TPAKD menjadi cermin bagaimana komitmen kita semua atas hal tersebut," ujarnya.

Friderica berharap TPAKD dapat terus menjadi faktor pendorong strategis yang berkontribusi dalam peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di daerah ke depannya.

"TPAKD telah menjadi penggerak motor ekonomi dan keuangan di daerah. Salah satunya adalah yang tadi Bapak dan Ibu lihat, yaitu program kredit/pembiayaan melawan rentenir," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Indramayu, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.